Friday, June 12, 2009

Sekilas mengenai Penyedia layanan Internet di Indonesia(Part 1)

Internet Service Provider (ISP) atau di Indonesia dikenal dengan istilah Penyelenggara Jasa Internet (PJI) adalah perusahaan penyedia jasa layanan akses Internet. Merupakan perusahaan yang melayani jasa koneksi Internet untuk perseorangan, perkantoran, sekolah, kampus dan lainnya. ISP pada umumnya memiliki salah satu media teknologi Internet yang dipilih untuk melayani pelanggannya. Berbagai macam pilihan teknologi Internet yang sudah tersedia saat ini, namun hanya beberapa saja yang populer digunakan. Secara umum dapat dikategorikan berdasarkan media teknologinya menjadi:
  1. Media Kabel (Cable), contohnya kabel telepon, serat optik, HFC
  2. Media Nirkabel (Wireless), contohnya WiFi, satelit, WiMax, GPRS, 3G, 3,5G/HSDPA

Teknologi paling awal untuk koneksi internet adalah menggunakan kabel telepon. Telkom sebagai perusahaan satu-satunya di Indonesia yang memiliki jaringan komunikasi telepon kabel adalah salah satu pendorong munculnya Internet dengan produk TelkomNet Instant-nya. Namun tahukah kamu siapa perusahaan pertama di Indonesia yang pertama kali memanfaatkan kabel telepon sebagai media layanan Internet?. Ternyata setelah saya mendapatkan informasi adalah PT. Indo Internet yang pertama kali memanfaatkan media kabel telepon milik Telkom untuk melayani pelanggannya sejak tahun 1994. Internet makin populer menggunakan media kabel telepon dengan munculnya TelkomNet Instant oleh Telkom dengan layanan ‘gratis’ nya. Disebut gratis karena tidak dikenakan biaya awal apapun oleh Telkom kepada penggunanya, namun sudah pasti dikenakan biaya pulsa telepon untuk nomor yang digunakan. Yang saya ingat adalah Telkom mengenakan biaya Rp. 165,-/menit untuk layanan internetnya atau bisa disetarakan dengan Rp. 9.900,-/jam. Apabila kamu menggunakan rata-rata Internet setiap hari adalah 2 jam, maka tinggal dikalikan saja dengan jumlah hari dalam bulan tersebut. Apabila kamu sudah menghitungnya maka muncul dipikiran saya betapa mahalnya biaya berlangganan Internet pakai TelkomNet Instant yang hanya memiliki kecepatan maksimal 56 kbps (kilobit per-second).

Perlahan tapi pasti Internet menjadi booming di Indonesia sekitar tahun 1995 hingga saat ini. Banyak perusahaan penyelenggara bermunculan namun sayangnya masih terbatas pada teknologi kabel telepon saja yang paling populer dan dapat dijangkau oleh masyarakat. Sekitar tahun 1999 sudah ada perusahaan yang melayani menggunakan teknologi nirkabel dengan standar Wireless Fidelity (WiFi) pada frekuensi radio 2,4 GHz. Namun sayang saat itu juga masih terasa sangat mahal dan kurang lazim digunakan untuk perseorangan.

Perkembangan Teknologi Internet

Sudah tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi komunikasi dan teknologi informasi adalah sangat erat kaitannya. Hal ini ditandai dengan mulai mewabahnya penggunaan telepon seluler berbasis teknologi AMPS (zaman dulu), GSM dan CDMA. Dengan semakin banyaknya pengguna telepon seluler maka banyak perusahaan selulerpun berpikir untuk dapat sekaligus menjadi penyelenggara jasa layanan Internet layaknya ISP. Harus di ingat bahwa apabila perusahaan seluler akan menjadi ISP maka dia juga harus mengantongi perizinan dari Depkominfo (dalam hal ini Ditjen Postel) untuk melayani pelanggannya. Biaya awal untuk menjadi pelanggan Internet pada perusahaan seluler menurut saya cukup murah karena hanya berbekalkan membeli telepon genggam (handphone) yang mendukung penggunaan Modem (MOdulator-DEModulator). Namun apabila kamu ingin mendapatkan akses yang cukup cepat hingga 7,2 Mbps (Mebabit per-second) maka gunakan teknologi HSDPA (High Speed Data Packet Access). Modem HSDPA yang tersedia saat ini berkirar harga 750 ribu rupiah hingga 4 juta rupiah.

Pilihan lain yang saat ini cukup murah adalah menggunakan media WiFi. Sejak bulan Januari Tahun 2005 pemerintah telah membebaskan penggunaan frekeunsi 2,4 GHz untuk keperluan masyarakat umum. Perangkat keras WiFi dapat dengan mudah ditemukan di pasaran dengan harga yang relatif murah. Tentunya kamu harus menghubungi ISP yang melayani penggunaan teknologi ini. Menurut catatan saya, ISP yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi ini adalah yang terbanyak. Hal ini dikarenakan:

  • Dukungan dari vendor perangkat yang sangat banyak dan beragam hingga mampu menurunkan biaya pembangunan infrastrukturnya. Bahkan saat ini ada beberapa perangkat buatan lokal Indonesia yang cukup baik dan murah untuk digunakan
  • Sudah banyaknya perangkat komputer personal dan Laptop yang mendukung penggunaan WiFi atau lebih dikenal dengan istilah Hotspot

Buat kamu yang tinggal didaerah perkotaan yang padat dengan gedung tinggi atau bangunan-bangunan besar, maka itu salah satu hambatan yang bisa saja terjadi karena teknologi WiFi mewajibkan kondisi bebas pandangan antara lokasi pengguna dan lokasi pusat akses (BTS ~ Base Transceiver Station). Tidak seperti teknologi GSM/CDMA/GRPS/HSDPA yang menggunakan frekuensi rendah (800, 900, 1800 MHz) yang dapat merambat seperti frekuensi radio FM/AM. Hambatan lain bagi kamu yang tinggal di daerah perkotaan adalah padatnya arus lalu lintas frekuensi 2,4 GHz tersebut karena kurang tertatanya pengaturan penggunaan frekuensi tersebut sehingga terjadilah interferensi, tampaknya inilah yang dikhawatirkan oleh pemerintah saat membebaskan frekuensi ini. Apabila sebuah ISP memiliki layanan WiFi pada frekuensi lain misal 5,8 GHz maka sebaiknya kamu meminta mereka untuk menggunakan frekuensi ini karena saat ini ISP harus memiliki izin untuk menggunakannya, sehingga masalah interferensi harusnya tidak perlu terjadi.

Untuk yang mengutamakan performansi dan kestabilan dari layanan internet, maka pilihan pertama jatuhkan pada teknologi kabel namun bukan kabel telepon melainkan kabel serat optik. Namun sayangnya di Indonesia ini masih sangat jarang ditemui dan digunakan untuk melayani perseorangan, sedangkan untuk perkantoran kemungkinan hal ini masih bisa diusahakan. Ada satu produk Telkom yang menggunakan media kabel telepon yang cukup baik yaitu Speedy yang dapat melayani bandwidth hingga 1024 kbps (share). Speedy tersedia dalam beberapa paket harga berdasarkan layanan terbatas (limited) dan tidak terbatas (unlimited). Bagi kamu yang hanya sesekali menggunakan Internet gunakanlah paket personal terbatas seharga 200 ribu rupiah belum termasuk Ppn atau pilihan berdasarkan waktu (time-based) 50 jam dan paket terbaru 15 jam = Rp.75.000, belum termasuk Ppn. Namun apabila kamu sering sekali online di Internet jangan sekali-sekali untuk memilih paket terbatas, saran saya gunakanlah paket tak terbatas mulai harga 750 ribu rupiah belum termasuk Ppn, atau yang lebih mahal. Penting untuk diperhatikan dari pengalaman pengguna Speedy adalah melonjaknya biaya tagihan bulanan hingga jutaan rupiah padahal mereka memilih paket terbatas, hal ini dikarenakan Telkom menghitung biaya kelebihan dari kuota seharusnya saat kamu melebihinya. Baca lebih lanjut tarif Speedy.

Perbandingan Teknologi Layanan Internet di Indonesia

Di bawah ini saya coba untuk bandingkan teknologi layanan internet berdasarkan medianya dari beberapa tinjauan:

  1. Kabel Telepon
    • Biaya awal: murah, modam analog internal kisaran minimal harga 175 ribu
    • Biaya bulanan: murah sesuai pemakaian atau pilihan paket namun tidak termasuk pulsa telepon
    • Kecepatan akses: 56 kbps maksimal, rata-rata 36 kbps
    • Jangakuan: terbatas pada jalur kabel telepon
  2. Kabel Serat Optik
    • Biaya awal: mahal, tidak untuk perseorangan di rumah
    • Biaya bulanan: mahal
    • Kecepatan akses: hingga 100 mbps efektif
    • Jangkauan: terbatas jalur kabel optik
  3. Kabel Modem (HFC)
    • Biaya awal: murah, kabel modem kisaran 750 ribu hingga 2 juta rupiah
    • Biaya bulanan: murah, biasanya ada bonus TV kabel
    • Kecepatan akses: hingga 2 mbps
    • Jangkauan: terbatas pada jalur kabel
  4. xDSL (ADSL/SDSL/HDSL)
    • Biaya awal: murah
    • Biaya bulanan: murah untuk paket terbatas, relatif sedang untuk paket tak terbatas
    • Kecepatan akses: hingga 384 kbps (Speedy), teknologinya sendiri bisa hingga 24 Mbps
    • Jankauan: terbatas pada jalur kabel dan dukungan sirkuit
  5. WiFi (802.11a/b/g)
    • Biaya awal: murah (hanya wireless radio, antena dan perlengkapannya), jika butuh tower maka akan jadi cukup mahal
    • Biaya bulanan: murah
    • Kecepatan akses: hingga 54 Mbps (802.11a/g), hingga 11 Mbps (802.11b)
    • Jangkauan: luas, hingga 30 km efektif
  6. WiMax (802.16)
    • Biaya awal: mahal
    • Biaya bulanan: belum ada data hingga saat ini
    • Kecepatan akses: hingga 72 Mbps
    • Jangkauan: luas, mencapai 50 km efektif hingga 75 km
  7. Microwave Link
    • Biaya awal: mahal untuk perseorangan
    • Biaya bulanan: mahal untuk perseorangan
    • Kecepatan: 6 Mbps hingga 600 Mbps
    • Jangkauan: terbatas
  8. GRPS pada GSM/CDMA
    • Biaya awal: murah, kisaran harga sama dengan harga telepon genggam kelas menengah
    • Biaya bulanan: murah
    • Kecepatan akses: 115 kbps maksimal, rata-rata 32 kbps
  9. 3G/3,5G/HSDPA
    • Biaya awal: murah untuk 3G, masih mahal untuk modem HSDPA yang bagus
    • Biaya bulanan: mahal karena semua paket adalah terbatas
    • Kecepatan akses: 3,6 Mbps hingga 7,2 Mbps, rata-rata 1-2 Mbps
  10. VSAT/TDMA
    • Biaya awal: mahal, kisaran 80 juta hingga 250 juta rupiah)
    • Biaya bulanan: mahal
    • Kecepatan akses: hingga 45 Mbps
  11. DVB (two-way) frekuensi Ku-Band dan C-Band pada satelit
    • Biaya awal: mahal
    • Biaya bulanan: mahal untuk perseorangan
    • Kecepatan akses: 512 kbps efektif
  12. DVB (one-way) frekuensi S-Band pada satelit
    • Biaya awal: murah (sama dengan beli parabola TV, kisaran 1-3 juta rupiah)
    • Biaya bulanan: murah, karena hanya bisa 1 arah atau downlink
    • Kecepatan akses: hingga 45 Mbps

Memilih ISP

Beberapa sarat mutlak yang harus dimiliki oleh ISP adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki izin resmi dari Ditjen Postel Depkominfo RI seperti izin prinsip, izin laik operasi dan izin penyelenggaraan modern
  2. Memiliki SLA (Service Level Agreement) setidaknya 95% dalam sebulan
  3. Memiliki layanan 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 365 hari setahun
  4. Memiliki tenaga dukungan teknis (technical support) yang melayani 24 jam sehari
  5. Memiliki kantor resmi atau perwakilan di kota yang bersangkutan
  6. Memiliki kontrak layanan minimal sesuai dengan SLA untuk memudahkan proses hukum, berlangganan, mekanisme komplain dan restitusi
  7. Tergabung dalam asosiasi PJI, di Indonesia adalah Asosiasi Penyelenggaran Jasa Internet Indonesia (AJII)

Demikian tulisan saya mudah-mudah bermanfaat dan mohon maaf apabila ada yang salah/kurang, saran dan pendapat kamu sangat saya harapkan untuk menyempurnakannya.

Tips cara setting telkomflash yang benar

Berikut tips dari saya yang mungkin bermanfaat:

1. Jika anda ingin mencoba layanan Telkomsel Flash Unlimited, anda diharuskan berlangganan kartu Halo. Silahkan datang ke Grapari Telkomsel dan isi form isian untuk langganan kartu Halo dan jangan lupa isi juga form untuk layanan Telkomsel Flash Unlimitednya. Ini penting karena setelah daftar kartu hallo kita belum otomatis bisa menggunakan layanan Telkomsel Flash Unlimited.

2. Sebaiknya kita ambil paket tanpa modem, gunakan handphone sebagai modem. Jika kita tidak puas akan layanan ini kita bisa berhenti kapan saja, sedangkan untuk paket modem, kita akan dikenakan pinalti jika kita memutuskan untuk berhenti sebelum 1 tahun dengan membayar sejumlah rupiah. Modem dapat kita beli dikemudian hari dengan harga yang lebih murah menurut saya dan bisa menentukan berbagai pilihan dan merek.

3. Setelah kita mendapatkan Chip Simcard dan mengaktifkan kartu Hallo, sebaiknya jangan langsung melakukan koneksi internet dulu, tanyakan ke customer service dengan menelpon 111 apakah layanan Telkomsel Flash Unlimitednya sudah aktif atau belum. Jika belum wah... jangan coba-coba connect dah walaupun bisa, nanti bisa-bisa jual tanah buat bayar, he.. he..

4. Setting APN Telkomsel Flash Unlimited, untuk setting APN ini menggunakan internet dan telkomsel, pastikan username dan password di kosongkan saja karena jika tidak, kata operatorya seh bakalan kena tarif GPRS lagi wah.. ati-ati bos!!! Secara default setting pada handphone username: wap dan password: wap123 jadi sekali lagi pastikan username dan password dikosongkan saja. Saya sendiri menggunakan APN internet dengan username dan password dikosongkan, menurut saya speed lebih kenceng daripada pake APN telkomsel dan juga operator hanya merekomendasikan setting APN internet. Jangan sekali-kali menggunakan APN Flash, di jamin bisa jual rumah ntar...

5. Jika kita menggunakan layanan Unlimited, maka untuk mengecek tagihan berjalan kita menggunakan *888# atau *887# menjadi tidak aktif. Kita bisa gunakan *999# lalu pilih 1 (kartu hallo) lalu pilih 1 lagi (tagihan bulan berjalan) disini akan diterangkan tagihan anda sampai dengan hari kemarin diluar abunemen + ppn. Alias jika kamu menggunakan kartu halo ini juga buat sms dan telp maka akan ada tagihannya. Dan jangan khawatir layanan *999# ini gratis bro! atau kamu juga bisa menghubungi customer service di 111 untuk tagihan real kita, dan layanan ini juga gratis bro!

6. Tagihan membengkak, setelah kita cek *999# weeeitt, ternyata ada tagihan GPRS jangan panik dulu bro! selama kamu memastikan mengikuti langkah point 3 dan 4 diatas, menurut pengalaman saya dan teman-teman maupun di forum, kita abaikan saja tagihan tersebut. Tagihan yang benar adalah tagihan yang akan dikirimkan melalui surat ke alamat kita. Jika masih ragu, tanyakan saja ke operator.

7. Kecepatan browsing maupun download bergantung pada, komputer, jenis/merek modem, yang digunakan dan coverage(jaringan) area pada daerah masing.

Jika masih ada yang bingung atau perlu ditanyakan bisa mengisikan pada kolom komentar, Selamat Online...!

Membuat baterai Ipod tahan lama!


Bagi pengguna peralatan mobile. Ketahanan baterai merupakan hal yang sangat penting. Begitu juga dengan para pengguna iPod. Anda tentu saja sangat tidak ingin kenikmatan anda mendengarkan lagu favorit terputus di tengah jalan.

Untuk itu, kita perlu mengetahui bagaimana cara terbaik untuk merawat baterai iPod kita sehingga bisa bertahan lama. Apa saja sih langkah yang harus kita lakukan agar baterai iPod tahan lama? Apakah sulit melakukannya? Tidak !!, kita hanya perlu melakukan nya secara rutin. Ini dia caranya :

1. Biasakanlah mencopot headset dari colokannya saat iPod sedang tidak digunakan.

2. Karena baterai iPod terbuat dari Lithium Polimer yang memiliki siklus charging sekitar 500 kali, jangan terlalu sering melakukan isi ulang baterai. Sebaiknya, copot dulu cover atau casing tambahan iPod sebelum melakukan charging.

3. Jangan menunggu baterai Anda hingga habis total baru melakukan isi ulang. Walau sedang tidak digunakan, iPod tetap memakan arus listrik dari baterainya meski sangat kecil. Hal inilah yang menyebabkan baterainya lambat laun menjadi kosong. Idealnya, jika iPod Anda jarang digunakan, recharge baterainya minimal sekali setiap tiga minggu.

4.Buatlah album atau playlist, lalu putar musiknya dari situ. Alasannya, jika Anda kerap memutar track baru yang belum tersimpan dalam cache iPod, harddisk iPod mesti berputar untuk mengakses lagu tersebut. Makin sering berputar, makin besar pula energi baterai yang terpakai.

5. Idealnya, simpan format kompresi seperti AAC dan MP3 di iPod. Hindari file berformat WAV atau AIFF yang tidak dikompresi dan berukuran besar. Format tersebut memang menghasilkan kualitas suara yang bagus, namun harddisk iPod mesti bekerja lebih keras untuk memutarnya. Sebagai informasi, cache iPod bekerja paling efisien dengan lagu-lagu yang berukuran kurang dari 9MB.

6.Minimalisir penggunaan backlight pada iPod, kalau perlu matikan saja fitur tersebut. Anda bisa mengatur waktu nyalanya melalui opsi [Settings] > [Backlight Timer].

7.Pastikan iPod Anda memiliki update software terbaru dari Apple.

8.Sebaiknya, gunakan iPod secara reguler supaya elektron-elektron yang ada dalam baterai Lithium terus aktif bergerak.

9.Ketika tidak dipakai, selalu aktifkan tombol geser iPod ke posisi Hold untuk mencegah kontrol iPod tertekan secara tidak sengaja.

10.Menambah fitur EQ (Equalizer) ke playback akan banyak memakan daya iPod Anda. Matikan saja fitur tersebut saat tidak diperlukan. Tapi jika Anda ingin menambah EQ ke track yang ada di iTunes, pastikan Anda menyeting EQ ke opsi [Flat] untuk menonaktifkannya.

11. Baterai iPod bekerja paling baik pada suhu kamar (sekitar 20 derajat Celcius), meskipun secara umum dapat digunakan antara suhu 0-35 derajat Celcius. Jika Anda kebetulan meninggalkannya di tempat dingin, biarkan suhunya turun dulu seukuran temperatur kamar sebelum menyalakannya.

Thursday, June 11, 2009

Tips merawat Printer Inkjet

Jika tak dirawat, printer bisa saja ‘ngambek’ dan kinerjanya menjadi tidak optimal. Untuk itulah, printer juga perlu dirawat layaknya perangkat elektronik lainnya agar tetap dalam kondisi baik.

Berikut beberapa tips mengenai cara merawat printer secara mudah dan murah, dan ditanggung, printer Anda sehat dan bisa bekerja lebih maksimal.

Gunakan Printer secara Periodik
Untuk mencegah kualitas cetakan yang buruk, gunakan printer Anda secara periodik sedikitnya 2-3 kali seminggu. Hal ini akan membuat aliran tinta dari lubang tetap lancar. Jika Anda termasuk jarang menggunakan printer, barangkali Anda perlu secarik kertas untuk mengingatkan Anda mencetak dengan tinta warna atau hitam putih sedikitnya 2 kali seminggu untuk menjaga kelancaran aliran tinta.

Matikan Printer Jika Tidak Digunakan
Jangan lupa untuk selalu mematikan printer jika tidak digunakan. Hal ini akan mencegah menutupnya lubang-lubang aliran tinta dalam kepala printer.

Bersihkan Kotoran dalam Printer
Bersihkan bagian dalam printer setiap satu atau dua minggu, tergantung seberapa sering dan seberapa banyak Anda menggunakan printer. Hal ini akan menjaga kemampuan printer Anda dalam mencetak. Jangan lupa mengamati apakah ada benda-benda yang tertinggal di dalam printer seperti penjepit kertas dan sebagainya. Jangan simpan printer di tempat berdebu atau penuh serangga. Jika memang tempatnya berdebu, ada baiknya bungkus printer dengan plastik untuk melindunginya dari kotoran.

Jagalah Cartridge dengan Baik Ketika Mengganti Tinta
Cartridge printer dipenuhi penghubung listrik yang halus. Benda ini mungkin rusak jika diperlakukan sembarangan. Bisa jadi sinyalnya dengan komputer menjadi putus atau hasil cetakannya buruk. Karena itu, perlakukan cartridge dengan hati-hati.

Gunakan Diagnostic Tools
Seluruh printer mempunyai software pertolongan tentang bagaimana merawat atau mengatasi permasalahan mengenai printer tersebut. Sediakan waktu mempelajarinya. Mungkin saja informasi yang disediakan bisa menolong Anda mengatasi permasalahan dalam printer Anda.

Matikan Printer Jika Gagal Mencetak
Kegagalan dalam mencetak atau error message yang kadang muncul, terkadang bisa diatasi dengan mematikan tombol printer, kemudian mencabut kabel daya sedikitnya selama sepuluh menit. Setelah itu, masukkan lagi kabel daya tersebut pada colokannya, nyalakan printer dan cobalah mencetak kembali. Cara seperti ini seringkali mampu mengatasi kegagalan mencetak dengan baik.